Ads 468x60px

Sabtu, 20 Oktober 2012

Nomor Ponsel Area Malang Membuat Sekjen AFC Marah Besar


BDM, Senayan Jakarta - Sebuah kasus kecil akan tetapi berimplikasi serius nampaknya akan terjadi di persepakbolaan Indonesia. Hanya bermula dari kasus penipuan dan rekayasa dari seseorang untuk bertemu dengan Wakil Presiden AFC Prince Abdullah, demikian info penting dari sumber yang bisa dipercaya di kantor kesekjenan PSSI.

Sebuah telepon masuk dari ponsel bernomor 0852-349591xx ke sekretaris Prince Abdullah di kantor AFC di Kuala Lumpur. Mengaku bernama Darmasyah, asisten Halim Mahfudz yang menjabat Sekjen federasi sepakbola Indonesia, minta dijadwalkan bertemu Prince Abdullah di sebuah hotel di Kuala Lumpur. Pesan yang disampaikan, si penelpon ingin menyerahkan dokumen sekaligus memberikan service entertain (hiburan) kepada Prince Abdullah.

Hasil investigasi agen BDM, nomer HP yang dipakai penelpon gelap tersebut adalah nomor kartu As dari area Malang Jawa Timur, tetapi dipakai menelpon dari daerah Pare-Pare.

Sekretaris Prince Abdullah merasa curiga dengan penelpon yang mengaku bernama Darmasyah tersebut, karena bahasa Inggrisnya gagap dan lebih banyak memakai bahasa Indonesia. Sehingga dia melaporkan keanehan tersebut kepada Prince Abdullah.

Prince Abdullah menindak-lanjuti dengan mengontak Halim Mahfudz secara langsung, dan Sekjen PSSI yang sering dipanggil Gus Iim tersebut merasa terkejut bukan kepalang. Akhirnya Prince Abdullah meminta Gus Iim terbang ke Kuala Lumpur.

Di Kuala Lumpur, Gus Iim sekalian membawa dan menyerahkan bukti-bukti berupa foto, potongan berita, rekaman video, print out berita media online dll terkait pelanggaran statuta dan butir MoU JC yang dilakukan oleh pihak KPSI.

Di Bukit Jalil Kuala Lumpur, Gus Iim ditemui langsung oleh Prince Abdullah (ketua Task Force Indonesia) yang didampingi oleh Sekjen AFC Dato Alex Soosay asal Malaysia. Kedua petinggi AFC tersebut marah besar dan merasa dipermainkan oleh oknum yang memalsukan identitas Sekjen PSSI. Meski hal kecil tapi ini dianggap pelanggaran etika dan sopan santun berorganisasi. Karena AFC hanya mau berhubungan dengan federasi yang sah pimpinan Djohar Arifin.

Diduga jika rekayasa appointment tersebut bisa direalisasi, oknum yang tidak bertanggung-jawab tersebut akan pura-pura datang atas nama Halim Mahfudz untuk menyerahkan dokumen-dokumen yang menyesatkan alias tidak valid.

Prince Abdullah dan Alex Soosay dalam kemarahannya meminta kepada PSSI untuk bertindak tegas dalam menegakkan statuta, karena AFC siap berdiri dibelakang PSSI selaku federasi sah dan legitimated di mata FIFA dan AFC. Semua gerombolan pengacau yang bermaksud merusak sepakbola Indonesia harus dibersihkan.

Musim kompetisi 2013 sudah didepan mata, dan hanya dengan ketegasan PSSI menindak tegas pihak-pihak pelanggar statutalah maka semua konflik yang eskalasinya terus membesar ini akan bisa terselesaikan. (BDM-002)

1 komentar:

  1. Apa hubungannya sms entertain sama ngasih bukti

    pelanggaran statuta dan butir MoU JC yang dilakukan oleh pihak KPSI.

    Tambah lucu euy...

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...